Jakarta –
Menteri Dalam Negeri (Mendagri) Muhammad Tito Karnavian menegaskan pencegahan terorisme membutuhkan upaya dari semua pihak. Menurutnya, jaringan terorisme yang luas hanya bisa dihentikan jika seluruh elemen bangsa bekerja sama.
“Kita tidak bisa bekerja sendiri. Mengapa? Karena jaringan (teroris) di luar kemampuan kita. Kita harus bekerja satu dengan yang lainnya. Kita bekerja sama kemudian kita sukses,” ujarnya dalam keterangan tertulis, Jumat (14/10/2022).
Hal tersebut ia sampaikan dalam acara peringatan 20 tahun bom Bali bertajuk tema ‘Harmony in Diversity’ di Merusaka Hotel Bali, Rabu (12/10/2022). Dalam kesempatan tersebut, Tito mengatakan bom Bali yang terjadi pada 12 Oktober 2002 silam merupakan serangan teroris kedua mematikan setelah tragedi 9/11 pada 11 September 2001 di Amerika Serikat.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


