Jakarta –
Dinas Kesehatan (Dinkes) Provinsi DKI Jakarta mencatat sebanyak 42 kasus gangguan gagal ginjal akut misterius dialami anak berusia 0-18 tahun di DKI Jakarta. Dari jumlah tersebut, 25 anak dinyatakan meninggal dunia.
“Sebanyak 42 kasus, 25 meninggal dunia, 7 rawat inap, 10 sembuh,” kata Kepala Suku Dinas Kesehatan Jakarta Selatan Yudi Dimyati saat dimintai konfirmasi, Sabtu (15/10/2022).
Yudi menjelaskan 42 kasus gangguan gagal ginjal akut misterius pada anak itu terjadi sepanjang Januari hingga Oktober 2022. Gangguan gagal ginjal akut misterius itu mayoritas diderita anak berusia di bawah 5 tahun.
“Ada 37 kasus balita (di bawah 5 tahun) ada 5 kasus usia 5-18 tahun,” ujar Yudi.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


