Dinkes DKI: Kasus Meninggal Gagal Ginjal Akut Mayoritas Terlambat Diagnosis

Jakarta

Dinas Kesehatan DKI Jakarta membeberkan sejumlah penyebab kematian kasus gagal ginjal akut misterius. Merujuk data kasus di DKI Jakarta, kebanyakan pasien gagal ginjal akut misterius meninggal lantaran terlambat didiagnosis.

“Kami sudah melihat data kasus DKI Jakarta, keparahan atau meninggal dari kasus gagal ginjal akut ini, itu banyak karena terlambat didiagnosis dan dibawa ke RS. Itu pertama,” kata Ngabila dalam webninar yang diakses melalui YouTube Dinkes DKI Jakarta, Minggu (23/10/2022).

Ngabila menuturkan pasien yang menunjukkan gejala berat namun terlambat dibawa ke rumah sakit turut meningkatkan risiko kematian. Sebab, pasien yang memiliki gejala berat mestinya mendapatkan penanganan lebih lanjut, seperti cuci darah.

@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews