Jakarta –
Sekuriti Kompleks Polri Duren Tiga, Marjuki, mengatakan dirinya mendengar suara seperti petasan pada hari Brigadir N Yosua Hutabarat atau Brigadir J ditembak. Dia mengaku berjarak 20 meter dari rumah Sambo saat suara seperti petasan itu terdengar.
Hal itu terungkap saat Marjuki menjadi saksi pada sidang kasus merintangi penyidikan pembunuhan Yosua dengan terdakwa AKP Irfan Widyanto di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Jalan Ampera Raya, Rabu (26/10/2022).
Marjuki menyebut dirinya saat itu sedang piket di pos sekuriti. Dia juga mengklaim saat layar yang menampilkan CCTV masih berfungsi.
“Saya lagi piket. Kurang lebih 20 meter,” ucap Marjuki.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


