Jakarta –
Ketua Panitia Musyawarah Rakyat (Musra) Panel Barus buka suara soal tuduhan Ketua Bapilu Partai Demokrat Andi Arief yang bilang Musra bentuk perlawanan ke PDIP. Barus menegaskan tidak ada kaitan Musra dengan PDIP.
“Ini adalah musyawarah rakyat Jabar yang kebetulan Pak Jokowi diundang hadir, lalu apa kaitannya perlawanan Jokowi ke PDIP saya juga bingung,” kata Barus kepada wartawan, Kamis (1/9/2022).
Barus lantas menjelaskan kalau Musra itu alat rekam jejak yang berasal dari keinginan rakyat langsung. Menurutnya hal itu justru bisa dijadikan acuan untuk partai politik dalam menentukan tokoh yang akan diusung.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


