
LakiNews| Dumai, —- Jelang PILKADA ( Pemilihan Kepala Daerah ), Wali Kota Dumai, H Faisal SKM MARS datang berkunjung sekaligus meninjau keberadaan 14 ruang operasi bertehnologi canggih di RSUD Dumai.
Dan kegiatan turun lapangan seperti yang dia ( Wali Kota ) lakukan ke Rumah Sakit Umum Daerah ( RSUD ) Dumai itu menurut sumber sudah merupakan agenda rutin bagi Wali Kota Dumai
Dari hasil kunjungan walikota Duma ke RSUD Dumai kali ini menambah informasi ke masyarakat kalau pembangunan 14 ruang operasi di RSUD Dumai di kerjakan secara bertahap mulai dari tahun 2021. Dan pada tahun 2024 ini sudah ada 5 ruang operasi yang siap untuk digunakan.

Dan peninjauan Wali Kota Dumai ini sekaligus melihat penyelesaian ruangan lainnya serta melihat fasilitas maupun aksi pelayanan kesehatan di lingkungan RSUD ( dr. Suhatman, MARS, ).” Jangan jangan ini sekalian ambil simpatis dari warga masyarakat Kota Dumai dalam Pilkada nanti, ” Ujar seorang masyarakat yang tidak mau namanya ditulis, pada media ini Rabu (24/07/2024).
Pada kesempatan dalam kunjungan nya Wako menyampaikan bahwa penyediaan ruang operasi ini merupakan salah satu langkah Pemko Dumai untuk peningkatan akses dan infrastruktur layanan kesehatan yang bisa digunakan oleh seluruh masyarakat Kota Dumai.
Wako turut berujar layanan ruangan operasi di RSUD ini bisa ditanggung dengan BPJS. Apalagi saat ini, hampir seluruh masyarakat Kota Dumai sudah ditanggung BPJS nya dalam program UHC.
“Kita ingin fasilitas yang dimiliki RSUD dr. Suhatman, MARS semakin lengkap. Selain itu, pelayanan kesehatan bisa menjangkau seluruh masyarakat dengan mudah dan fasilitas yang mumpuni” pungkas Faisal.
“Melalui ruangan operasi yang sudah tersedia ini, kami berharap agar pelayanan kesehatan akan semakin baik. Saya titip pesan kepada para tenaga kesehatan agar berikan pelayanan kepada masyarakat dengan sebaik baiknya” tambah Paisal.
Wali Kota Dumai pun turut berkunjung ke fasilitas kesehatan lainnya seperti Poli dan sebagainya sambil bertegur sapa dan memberi beberapa pertanyaan kepada masyarakat yang memerlukan pelayanan kesehatan. (EM)
Editor : Redaksi
