Semarang –
Polisi masih belum bisa memastikan unsur kelalaian anggota yang berujung pada ledakan paket petasan di kawasan Asrama Brimob Grogol Indah, Sukoharjo. Kapolda Jawa Tengah Irjen Ahmad Luthfi menjelaskan dugaan kenapa paket itu bisa meledak.
Paket berisi bahan petasan yang meledak itu merupakan sitaan dari operasi sebelum Idul Fitri tahun 2021. Luthfi menduga anggota Polres Solo, Bripka Dirgantara Pradipta (35), yang jadi korban ledakan itu berinisiatif membawa pulang karena gedung Mapolresta Solo sedang dalam pembangunan.
“Hasil analisa sementara, Polresta Solo kan dilakukan pembangunan sejak 2021, mungkin anggota inisiatif bawa pulang. Polres kan pindah dari lama ke baru. Inisiatif bawa terus kelingan ana BB diobong mbledos (ingat ada barang bukti dibakar meledak). Ini mungkin ya, karena belum diperiksa,” kata Luthfi di Mapolda Jateng, Senin (26/9/2022).
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


