Jakarta –
Wakil Ketua Komisi X DPR RI dari fraksi Partai Golkar Hetifah Sjaifudian prihatin dengan kasus siswa yang menendang siswi di Nganjuk dan kasus nenek ditendang pelajar di Tapanuli Selatan. Hetifah menyebut tiga dosa pendidikan kembali terjadi.
“Sangat prihatin mendengar kabar tersebut dan menyadari bahwa untuk kesekian kalinya, tiga dosa pendidikan kembali terulang dan terus berulang, tiga dosa besar pendidikan adalah intoleransi, perundungan, dan kekerasan seksual,” kata Hetifah kepada wartawan, Senin (21/11/2022).
Kasus-kasus kekerasan pelajar viral akhir-akhir ini, termasuk pula kekerasan pelajar yang menendang kepala temannya yang dipasangi helm. Hetifah mengatakan program pendidikan karakter di sekolah tetap disusun. Akan tetapi, menurutnya pelaksanaannya belum optimal.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


