
LakiNews|Dumai, ———Informasi tentang rencana pembangunan gabungan Pasar BSN dan pasar Informasi akan dibangunnya Gabungan Pasar BSM dan Pasar Pulau Payung di Kota Dumai jadi pasar modern awalnya santer dibicarakan oleh kalangan masyarakat menengah dan bawah. Terutama di kalangan masyarakat yang berprofesi sebagai pedagang kaki lima disekitaran Pasar Pulau Payung.
Issu yang sempat santer akan hal pembangunan Gabungan Pasar BSM dan Pasar Pulau Payung itu, kini menurut sumber mulai redup. Padahal menurut sumber dilapangan, bahwa anggaran sebesar lebih kurang setengah miliar untuk perencanaan pembangunan penggabungan pasar Pulau Payung tersebut telah sempat digelontorkan dari APBD Kota Dumai Tahun Anggaran 2025
Dan anggaran sebesar 400 Juta untuk Consultant DED dan 200 Juta untuk UKL/UPL tentang perencanaan pembangunan gabungan pasar tersebut kabarnya juga telah pernah ditayangkan di INAPROC Kota Dumai
Namun proyek Yang dibawah kendali/ naungan Kabid Cipta Karya ( sekarang Kabid Bina Marga ) PUPR Kota Dumai bernama Yomi Idriansyah, S.T yang berkolaborasi dengan Kepala Devisi Pasar BUMD Pembangunan tersebut menurut sumber terdengar jalan ditempat alias tak berkelanjutan
” Atas kejadian seperti ini sudah sepatutnya adanya pergeseran Kabid Cipta Karya PUPR “Yomi Idriansyah, S.T kepada yang lain, seperti Tabrani misalnya. ” Ujar sumber yang tidak bersedia disebut namanya, Rabu ( 06/05/2026 )
Sementara Kabid Cipta Karya, Tabrani, saat dikonfitmasi wartawan menjawab, bahwa kegiatan tunda, dengan alasan menurut keterangan Tabrani, pagu anggaranya tidak cukup tuk bangunan fisik
Padahal sebelumnya menurut sumber Kabid Bina Marga, Yomi Idriansyah, S.T sempat berkata. ” Alhamdulillah sudah terinput semua baik DED dan dokumen lain di sistem kementrian perdagangan, permasalahannya cuma KKPR yang belum terbit karena disurat tanah pasar masih tercatat di Kecamatan Dumai Barat. Bagian aset sedang mengurus ke BPN untuk perubahan di surat tanah menjadi dumai kota, Nanti bisa terbit KKPR dan berkas pengusulan lengkap”.Ujar sumber lagi, seakan menirukan apa yang pernah diucapkan oleh Yomi Indriansyah S.T
Seraya mengatakan kalau sesuai perkataan Yomi Indriansyah S.T, bahwa HPS nantinya bakal disusun bersama kementrian PUPR melalui Satker PS sewaktu mau menjelang lelang. ” Yang penting pengusulan sudah disetujui, kewajiban kita untuk menyusun Detail Engineering Design (DED) dan menginputnya ke sistem. Dan sekarang hal itu sudah kita lakukan.” Ujar sumber mengakhiri seakan mengulang pembicaraan Yomi Indriansyah S.T kepada mereka saat itu.( Arnawadi/ Ng )


