Korban Pembunuhan Di Warung Simpang PT. Tomas Akhirnya Meninggal Dunia.

LakiNews|Dumai——- Korban pembunuhan di warung Simpang PT Tomas bernama Suyetno dikabarkan telah meninggal dunia, di Rumah Sakit Naray Hospital Purnama Kecamatan Dumai Barat Kota Dumai. Kamis ( 07/05/2026 ) sore kemarin

Untuk sekedar mengulas kembali, bahwa sekitar Pkl 22.00 WIB, Senin ( 04/05/2026 ) lalu, telah terjadi pembunuhan di salah satu warung menyerupai Cape di Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan, Kota Dumai

Konon warung atau Cape yang berada di Simpang PT Tomas tersebut milik warga bernama Heri. Dan kejadian pembunuhan tersebut menurut informasi sempat membuat geger warga Kecamatan Sungai Sembilan

Sebab selain estisimasi ( perhitungan ) kejadian pembunuhan masih sekitar Pkl 23.00 WIB an, lokasi ( tempat ) kejadian penikaman ( pembunuhan ) pun menurut masih merupakan tempat sauadara korban ( almarhum )

” Kadang kita tidak habis pikir,pemilik Cape itu masih saudaraan ama Almarhum Suyetno itu. Dan jam kejadiannya pun belum sunyi. Kok bisa sampai terjadi hal seperti itu ya. ” Ujar seorang warga yang tidak bersedia disebut namanya, Kamis ( 06/05/2026 ) kemarin

Untuk sekedar diketahui, bahwa sesuai informasi yang diperoleh dilapangan,korban meninggal bernama Suyetno kesehariannya bekerja sebagai petani dan buruh harian lepas di Kelurahan Basilam Baru, Kecamatan Sungai Sembilan

Dan menurut sumber, korban meninggal ini memiliki hoby bergaul, bahkan disela-sela jam kerjanya korban sering duduk untuk menikmati minuman yang dipesannya di warung menyerupai Cafe milik Heri itu

Sementara salah seorang keluarga korban ( almarhum ) saat diminta tanggapannya mengatakan. ” Kami sangat terpukul atas kejadian ini. Karena almarhum Suyetno itu orangnya ramah, baik kepada semua orang, termasuk sama istri dan anak anaknya. Intinya kami semua sangat merasa kehilangan dengan kepergian beliau. ” Ujar salah seorang pria paroh baya yang namanya tidak disebut

Dari keteranga pria paroh baya itu terungkap, bahwa pelayanan Naray Hospital kurang memuaskan, dengan alasan menurut keluarga korban ( almarhum ) saat pertama kali masuk, pasien lama dapat pelayanan operasi dari pihak Rumah Sakit. ” Padahal kami masuknya umum, bukan BPJS tapi bisa bisanya mereka ( pihak medis ) Rumah Sakit lama baru melakukan tindakan operasi. Sudahlah bayaran mencapai 25 Juta. Toh, saudara kami itu tetap tak tertolong. ” Ujar pria paroh baya yang mengaku turut menjaga pasien mulai masuk rumah sakit hingga korban meninggal dunia.

” Atas kejadian ini kami berharap pelaku dapat segera ditangkap dan diproses secara Hukum dengan seadil-adilnya oleh pihak Kepolisian setempat.Karena sesalah apapun almarhum Pembunuhan adalah Tindakan yang tidak dibenarkan. ” Ujar pria paroh baya itu mengakhiri perbincangannya dengan Wartawan

Kapolres Dumai, AKBP Angga F. Herlambang, S.I.K saat dikonfirmasi sama Wartawan melalui Kapolsek Sungai Sembilan, IPTU Apriadi, S.H., M.H mengatakan “Kita masih dilapangan mengejar pelaku, Semoga segera bisa kami tangkap, Kalau

Pemilik kedai dengan korban kabarnya hubungan paman”Ujar IPTU Apriadi dengan nada singkat menjawab Wartawan.

.( Dul/ Red )