
LakiNews| Pekanbaru, ——— Seperti di rilis media ini sebelumnya. Bahwa seleksi pemberian beasiswa BPD PKS pada tahun anggaran 2026 – 2027 terindikasi kurang taransparan.
Sehingga atas kejadian ini membuat Ketua Koperasi Jasa Merah Putih Budidaya Kelapa Sawit, Guntur Simbolon merasa terpanggil untuk mengusut dugaan ketidak taransparanan tersebut dengan cara melayangkan surat terbuka seperti ini ;
Pekanbaru, 19 Agustus 2026
Dengan hormat,
Melalui media ini, saya selaku Ketua Umum Koperasi Jasa Merah Putih Budidaya Kelapa Sawit menyampaikan pernyataan resmi terkait proses penerimaan mahasiswa Beasiswa BPD PKS.
Kami memohon kepada panitia penyelenggara agar tetap mengutamakan anak petani kelapa sawit sesuai dengan persyaratan yang telah ditetapkan. Sebagaimana kita ketahui, salah satu persyaratan wajib bagi calon mahasiswa BPD PKS adalah memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang menerangkan bidang usaha perkebunan kelapa sawit.
Pertanyaan kami adalah:
Apakah seluruh peserta yang dinyatakan lulus hanya melalui proses wawancara tersebut memiliki Nomor Induk Berusaha (NIB) yang bergerak di bidang perkebunan kelapa sawit?
Apakah panitia penyelenggara penerimaan mahasiswa BPD PKS telah menjalankan tugasnya sesuai dengan SOP penerimaan mahasiswa BPD PKS yang telah ditentukan?
Jika ternyata ada peserta yang lulus hanya melalui proses wawancara namun tidak memiliki NIB, maka ada apa dengan panitia penyelenggara penerimaan mahasiswa BPD PKS? Apakah ada faktor kedekatan?
Kami meminta transparansi dan keadilan dalam proses seleksi ini. Jangan sampai beasiswa yang sejatinya diperuntukkan untuk meningkatkan SDM anak petani sawit, justru tidak tepat sasaran.
Demikian rilis ini kami sampaikan. Terima kasih.
Hormat saya,
Guntur Simbolon
Ketua Umum Koperasi Jasa Merah Putih Budidaya Kelapa Sawit


