Mahasiswa Siantar Ditembak Gas Air Mata di Area Kelamin, Kapolres Minta Maaf

Medan

Mahasiswa bernama Tony Simanjorang di Pematangsiantar, Sumatera Utara, diduga ditembak gas air mata di areal kelamin dari jarak dekat oleh polisi saat demo tolak kenaikan harga BBM. Kapolres Pematangsiantar AKBP Fernando minta maaf atas insiden tersebut.

Fernando menjelaskan peristiwa itu terjadi pada Senin (5/9) kemarin usai mahasiswa bertemu dengan pimpinan DPRD Kota Pematangsiantar. Setelah bertemu dengan pimpinan DPRD, mahasiswa membakar ban.

Karena adanya pembakaran ban itu, personel Polres Pematangsiantar melakukan upaya untuk memadamkan api. Saat itu terjadi keributan hingga adanya mahasiswa yang tertembak gas air mata.

@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews