Akibat Harga Satu Buku Mencapai Delapan Ratus Ribuan, Seorang Warga Purnama Menyesal Menyekolahkan Anaknya di SMK Farmasi

LakiNews|Dumai —– ” Kalau tau harga per satu buku yang mau dibeli dari pihak sekolah 800 ribu an. Saya tidak akan mendaftarkan anak saya ke SMK Farmasi yang di dekat UNRI itu tahun 2024 lalu.Apa ngak aneh, anak masuk jalur Afirmasi ( kurang mampu ) tapi di suruh beli buku yang nilai nya selangit. ” Ujar seorang pria yang berpenampilan sederhana, Kamis ( 24/04/2025 ) tadi di seputaran Kelurahan Dumai Barat Kota Dumai – Riau

Ditanya, apakah pembelian buku tersebut di haruskan pihak sekolah. Pria yang mohon dirahasiakan nama nya itu berkata. ” Memang si ngak dipaksa. Tapi dengan tidak mampunya saya membeli buku itu untuk anak saya. Rasa minder si anak pasti ada. Dan dia pasti ngak ada gairah belajar lagi karena minder lihat teman temannya yang sudah beli buku itu. Maka nya menurut anak saya. Udah ada anak didik dari SMK Farmasi itu yang keluar ( ngak sekolah lagi ). ” Ujar pria itu mengakhiri perbincanganya dengan tim wartawan yang bergabung dengan LakiNews. Com

Berbeda dengan penjelasan Rida, selaku Kepsek SMK Farmasi di Kecamatan Dumai Barat dia justru berkata.” Buku tersebut buku penunjang utk farmasi

Yg dipakainya bukan di SMK farmasi saja tapi buku tersebut utk dia nnti kuliyah atau bekerja.

Dan buku tersebut tidak di paksakan atau di haruskan beli,bisa pinjam KK kelas atau alumi atau boleh pinjam di sekolah.peminjaman di sekolah itu di waktu mengerjakan tugas dari guru.

Dan untuk pembelian buku tersebut jika lewat sekolah itu bisa diangsur belinya satu. Mohon maaf tidak di haruskan ya pak.

Jdi pak buku tersebut tidak di beli persemester.Cuman sekali beli buku tersebut bisa di pakai smpai kuliah dan bekerja nnti jika memang siswa tersebut masih di farmasi.Mohon maaf pak ..

Org tua siswa yg bernama siapa ya pak…..? ” Ujar Kepala SMK Farmasi yang di Kelurahan Dumai Barat itu lewat nmr WhatsApp nya, Kamis ( 24/04/2025 ) tadi me jawab tim wartawan LakiNews. Com

Sementara Edi selaku Plt Kepala Dinas Pendidikan Tk I Riau, saat di konfirmasi terkait ada nya dugaan jual beli buku di SMK Farmasi Kelurahan Dumai Barat mengatakan ” Teeimksihnifo ..komunisi ke bdg teknis y. ” Ujar Edi, Kamis ( 24/04)2025 ) seraya mengirimkan nmr WA anak buah nya bernama Arden.

Namun dikarenakan anak buah nya bernama Arden tidak berkenan berkomentar termait masalah dugaan jual beli buku di SMK Farmasi Kelurahan Dumai Barat

Kemudian, tim wartawan LakiNews kembali konfirmasi ke Plt Kadis Pendidkan Tk I Riau. ”

Dugaan itu mungkin..makanya kasih data.pasti bg..biar nex kita arahkan kacab yg klarifikasi. D naikkan aja berita nya..minta tanggapan ke kabid Arden. Biar pak gUb tau. ” Ujar Edy mengakhiri ( tim )