Cerita Mahfud Sempat Heran Kasus Gratifikasi Lukas Enembe ‘Kecil Amat’

Jakarta

Menko Polhukam Mahfud Md menceritakan dirinya sempat heran saat mengetahui dugaan kasus gratifikasi yang membelit Gubernur Papua Lukas Enembe di KPK sebesar Rp 1 miliar. Mahfud mengatakan dirinya langsung menanyakan ihwal itu ke KPK.

Mahfud mengatakan mulanya dia mendapat informasi ada gelombang penolakan dari masyarakat Papua saat Lukas akan diperiksa KPK. Saat itu, kata Mahfud, masyarakat Papua menilai adanya politisasi di kasus Lukas.

“Pada beberapa waktu yang lalu Lukas Enembe ditetapkan tersangka. Bukti awal yang udah confirm. Alat bukti yang sudah confirm itu dia menerima gratifikasi Rp 1 miliar. Lalu dipanggil dan akan diperiksa. Kasusnya kan akan dikembangkan itu. Nah tetapi saya terpaksa ikut bicara ke publik karena pada waktu itu di masyarakat Papua beredar undangan untuk melakukan pembangkangan sipil oleh sebuah koalisi. Kemudian undang demo untuk mengepung karena Lukas Enembe dipolitisir dengan sangkaan menerima gratifikasi Rp 1 miliar. Jadi hanya Rp 1 miliar lalu mau dibawa ke KPK,” kata Mahfud dalam acara konferensi pers rilis survei Indikator Politik secara daring, Minggu (2/10/2022). Mahfud ditanya soal pandangannya agar penanganan kasus yang melibatkan Lukas di KPK berjalan sesuai koridor.

@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews