Jakarta –
Buku hitam milik mantan Kadiv Propam Polri Ferdy Sambo jadi sorotan karena selalu dibawa, terkhusus saat menjalani proses hukum kasus kematian Brigadir J. Usut punya usut, buku hitam tersebut berisikan catatan harian Sambo.
“Jadi buku hitam itu catatan harian. Tadi saya tanyakan karena banyak yang tanya, apa sih isinya,” kata Arman Hanis di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (17/0/2022).
Arman mengatakan, buku tersebut berisikan seluruh kegiatan harian sejak Ferdy Sambo masih Kombes dan menjabat sebagai Kasubdit 3 Dittipidum Bareskrim. Termasuk saat menjadi Kadiv Propam sebelum dicopot karena terlibat kasus pembunuhan berencana Brigadir J.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


