Merupakan Keteledoran, Diduga Untuk Mewujudkan Keinginannya Kepala Kantor Navigasi Dumai Tunjuk Lima Orang Pensiunan TNI Jadi Satpam

LakiNews|Dumai, Riau – Kepala Kantor Distrik Navigasi Tipe A Kls I Dumai, Bambang Gunawan, M.Mar.E, akhir akhir ini menjadi sorotan publik karena selain terindikasi melanggar amanah Surat Edaran Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara dan Reformasi Birokrasi (PANRB) No. B/185/M.SM.02.03/2022 (dan perubahannya), tentang larangan merekrut tenaga honorer/non-ASN seperti pengemudi, tenaga kebersihan, dan satuan pengamanan (cleaning service, security, driver) secara langsung

Kepala Navigasi Kls I Dumai juga diduga telah mengabaikan harapan serta keinginan generasi muda yang butuh pekerjaan serta mengangkangi amanah Peraturan Presiden (Perpres) No. 57 Tahun 2023 tentang larangan rekrutmen terhadap tenaga honorer oleh pimpinan instansi pertikal se Indonesia

Artinya dalam poin kedua aturan diatas, larangan keras bagi Pimpinan instansi pertikal untuk melakukan rekrutmen langsung tenaga honorer/ Outsourcing

Dimana mekanisme sesuai aturan dalam SE Menteri PANRB No. B/185/M.SM.02.03/202, Kebutuhan tenaga pendukung seperti tenaga pengamanan, calaining service dan supir harus dipenuhi melalui pihak ketiga (perusahaan outsourcing) yang ada di daerah tersebut

Sementara sesuai pengakuan nara sumber tim media LakiNews. Com dilapangan menyebutkan, bahwa dilingkungan kerja Disnav Kls I Dumai ada sekitar 28 orang tenaga kerja seperti Satpam ( pengamanan ) dan Claining Service yang diduga bekerja tanpa melalui jasa pihak ketiga. Konon ke 28 tenaga kerja tersebut menurut sumber diangkat / ditunjuk langsung oleh pimpinan kantor Navigasi Kls I Dumai

Atas tindakan ini, banyak warga Dumai, khususnya putra/i yang menganggur merasa diperlakukan tidak adil, karena selain dinilai tidak memberikan puang bagi mereka anak anak bangsa yang butuh pekerjaan. Kepala Navigasi Kls I Dumai juga mereka nilai sudah melanggar Surat Edaran Menteri melarang penunjukan langsung tenaga pengamanan dan cleaning service, dan mewajibkan instansi pemerintah untuk menggunakan jasa outsourcing yang terdaftar di Kementerian Ketenagakerjaan.

“Ini sangat tidak adil! Kami masih banyak yang menganggur, tapi malah pensiunan TNI yang diangkat jadi satpam,” Ujar beberapa muda mudi seakan berasamaan di Kecamatan Dumai Timur baru baru ini

Para remaja ini mengaku sangat kecewa, karena tidak memberikan kesempatan atau peluang kerja bagi mereka yang sedang pengangguran.

Pertanyaan besar muncul, apakah keputusan ini sudah melalui proses seleksi yang transparan dan adil? Atau hanya karena koneksi dan nepotisme? “Kami berharap ada klarifikasi dari pihak Kantor Navigasi Dumai tentang keputusan ini, dan agar mereka mematuhi aturan yang berlaku,” Ujar Yusuf Simamora seakan mewakili kekecewaan rekan rekannya

Sementara itu, Kepala Kantor Navigasi Tipe A Kls I Dumai, Bambang Gunawan, M.Mar.E saat dikonfirmasi lewat Nomor WhatsApp nya 0812-8014-XXXX. Orang atau oknum nomor satu di kantor Distrik Navigasi Tipe Madya A Kls I Dumai ini justru memilih tidak menjawab.

Hal tersebut dibuktikan dengan tidak adanya etikad baik dari Bambang Gunawan untuk memberikan keterangan atau penjelasan atas apa yang dipertanyakan tim wartawan media LakiNews. Com. ( tim )