Misteri Suara Penjual Dawet di Tragedi Kanjuruhan Kini Diusut Polisi

Jakarta

Sekitar dua hari setelah tragedi Kanjuruhan 1 Oktober, viral suara perempuan di media sosial yang menyatakan diri sebagai penjual dawet. Bakul dawet itu menyampaikan kesaksian bahwa banyak suporter mabuk, rusuh, dan menjadi korban dalam peristiwa pascatanding Arema FC vs Persebaya itu.

Meski begitu, warganet sangsi atas kebenaran cerita dari penjual dawet, bahkan sangsi atas kebenaran eksistensi penjual dawet itu sendiri. detikJatim berusaha menelusuri petunjuk-petunjuk yang tersedia, namun nihil hasilnya.

Deny Prastyo Utomo, reporter detikJatim mencoba menelusuri keberadaan penjual dawet itu di Stadion Kanjuruhan, Selasa (4/10). Penelusuran mengitar dimulai dari Tribun 13 di Stadion Kanjuruhan, tribun yang paling banyak memakan korban.

@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);

ADVERTISEMENT

SCROLL TO RESUME CONTENT

function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));

Sumber: DetikNews