Jakarta –
Warga negara (WN) Libya, Tarek Aa Abulgasem mengaku ditipu saat melaksanakan pembelian selai merek Morin senilai USD 1 juta. Saat itu, dia malah kena peras oleh salah satu jenderal polisi dalam penanganan kasusnya.
Tarek, lewat kuasa hukumnya, Indra Tarigan, menyebut awalnya dia melaporkan kejadian ini ke Bareskrim dengan nomor LP/B/0672/XI/2021/SPKT/Bareskrim Polri per tanggal 4 November 2021. Namun, penyelidikan disetop lantaran disebut tidak terdapat adanya tindak pidana.
“Produk Morin ini saya belanja dari mereka dari tahun 2018 sekitar 1 juta dollar. Terus saya beli dari mereka 170 gram. Dia kasih saya 150 gram. Ini yang jual di sini 150. Yang ditulis di sini 170. Pas saya timbangkan, itu kurang 20 gram. Itu penipuan enggak?” kata Tarek di Mabes Polri, Senin (21/11/2022).
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


