Jakarta –
Wakil Ketua Komisi X DPR RI, Dede Yusuf menyoroti kasus pelajar yang menendang seorang nenek di Tapanuli Selatan (Tapsel). Menurut Dede, pendidikan karekter mulai hilang sehingga tidak memiliki ukuran moralitas dan etika.
“Saat pelajaran di sekolah fokus hanya akademik, pendidikan karakter mulai hilang, guru memberi disiplin malah dikenakan HAM. Akibatnya anak kita tidak punya ukuran moralitas dan etika,” kata Dede kepada wartawan, Minggu (20/11/2022).
Dede meminta peniadaan pendidikan budipekerti untuk ditinjau kembali.
@import url(“https://cdnstatic.detik.com/live/_rmbassets/2022/parallax/parallax.css”);
ADVERTISEMENT
SCROLL TO RESUME CONTENT
function paraA(e) {
var p = $(e);
$(e + ” .para_fix”).width(p.width());
}
$(“.paraA iframe”).on(“load”, paraA(“.paraA”));
Sumber: DetikNews


